Baru Paham, Banyak Mobil Patroli Beda Peruntukan, Ini Penjelasannya

Biro kepolisian memiliki armada berbagai jenis mobil patroli untuk mendukung beberapa tugas dan pekerjaan, dari patroli lalu lintas hingga pengawalan.

Tidak terdapat informasi tentang mobil-mobil tersebut dalam teks asli.

Bahkan tidak hanya itu, pilihan armadanya juga tidak hanya kendaraan konvensional, tetapi juga regulasi saat ini mendukung penggunaan mobil listrik.

Saat memandang mobil pengawalan dan patroli lalu lintas, kita harus menyadari bahwa Polri telah merancang khususnya, terutama luar desain yang telah disesuaikan untuk mendukung identitas khusus mereka.

Tapi Anda tahu tidak, ternyata tidak semua mobil yang digunakan oleh polisi patroli itu didedikasikan hanya untuk patroli saja.

"Dan untuk pengawalan yang menggunakan mobil sedan dan CC-nya lebih dari 2.000 cc. Selain itu, ada juga jenis Micro Bus yang biasa digunakan untuk berkendara public address dan penyiaran, bisa digunakan teman-teman Dikmas Lantas," tambahnya.

Dari penampangnya, biasanya mobil polisi terbagi menjadi tiga jenis: cokelat, putih, dan hitam.

Polisi dengan mobil warna cokelat digunakan secara luas sebagai unit operasial di Polres, Polsek, dan tempat-tempat lainnya.

Baca Juga:

Sementara untuk mobil polisi berwarna putih, lebih banyak dipergunakan sebagai patroli jalan raya (PJR).

Mobil Presidensial atau Kemanusiaan Jenis Rasjidi (PJR) inilah yang juga sering melakukan pengawalan, mulai dari presiden, menteri, hingga tamu negara.

Mobil polisi warna hitam atau abu-abu gelap biasanya digunakan oleh satuan bromob.

Planet Mobil memiliki beberapa merek yang paling populer di kalangan kepolisian Indonesia, antara lain:

Ada Mobil Lancer Ex, Honda, dan Galant V6 yang cukup terkenal, hingga yang paling populer adalah Mazda 6.

Beberapa tahun terakhir, mobil polisi telah membuktikan minat mereka dalam otomotif listrik dengan Hyundai Kona EV, Ioniq 5, serta varian terbaru BMW 330e M Sport.

Belum ada Komentar untuk "Baru Paham, Banyak Mobil Patroli Beda Peruntukan, Ini Penjelasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel