Mengingat Lagi Pesan Megawati Bila Hasto Ditangkap

Presiden DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, beberapa kali menyebutkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, telah diperiksa KPK sebanyak dua kali. Sekarang, Hasto digelar sebagai tersangka atas kasus yang melibatkan buronan KPK, Harun Masiku, yang juga terdaftar sebagai calon anggota legislatif DPP PDIP.

Terungkap orang yang diduga terlibat dalam indikasi suap bersama-sama Harun Masiku, secara spesifik terhadap Wahyu Setiawan, mantan KPK (Komisi Pemilihan Umum). Surat Penyidikan (Sprin) Nomor DIK.00/01/12/2024 telah dikeluarkan tanggal 23 Desember 2024 dengan Nomor: Sprin.DIK.153/DIK.00/01/12/2024.

Hasto didakwa sebagai tersangka berdasarkan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU TPK (Undang-Undang Tipikor) sejumlah Pasal 55 ayat (1)mengenai Perbuatan Tidak Prahara (Ketidaktaatan) KUHP.

Ucapan Megawati

Tepat 2 pekan lalu Megawati terakhir berbicara tentang urusan ini untuk menyinggung sesuatu yang langka.

"Bila ia (Hasto) ditangkap, saya sich rapikan, bukankah namanya? siapa sih namanya Daniar Habib (Harun Masiku) ini? Enam tahun yang lalu, tolong ahli hukum berani menghitung, berapa orang yang telah ditahan." uj Mega di acara peluncuran buku Todung Mulya Lubis, di Jakarta Pusat, Jumat (12/12).

Hasto telah beberapa kali diperiksa pihak KPK dalam penyelidikan kasus Harun Masiku yang masih terus berlangsung. Ia telah dibatasi berpergian keluar negeri oleh pihak KPK.

Pada saat itu, Megawati menyatakan sikapnya untuk langsung ambil tindakan apabila Hasto ditangkap oleh KPK.

"Saya katakan, kalau Hasto tidak ditangkap saya akan hadir. Saya tidak berbohong. Apa alasan? Saya adalah ketua umum, bertanggung jawab kepada warga saya, dia adalah sekretaris jenderal saya," kata Megawati.

Ia memanggil penyidik yang menangani kasus Harun Masiku, Rossa Purbo Bekti. Presiden ke-5 RI itu menyoroti Rossa yang mengenakan masker dan topi.

Mereka bilang siapa itu Rossa?" Saya bertanya. "Katanya, dia tandanial Officer Tanpa Bakat Pelok, tapi kenapa dia mengenakan topi dihadapannya?" Dia terkesan. "Bisa jadi dia sendiri takut, karena dia melakukan hal yang tidak benar.

Megawati lalu mengkritik tindakan Rossa dengan mengambil buku partai dari tangan ajudan Hasto, Kusnadi. Menurutnya, tindakan tersebut tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Aku menjelaskan, Rossa itu memiliki dokumen yang diragukan? Kita tahu pemberi perintahnya adalah Pak Hasto, Kusnadi. Mereka pikir, 'mungkin ada di dalam tas' miliknya. Tapi tentu ada prosesnya, bukannya begitu saja.

Kasus Harun Masiku

Saya mohon maaf, tapi paragraf yang Anda berikan bukanlah sebuah teks. Jika Anda ingin saya mentranslasikan kalimat dalam bahasa Indonesia, silakan Anda memberikan kalimat tersebut.

Bri tidak kotor diberikan agar Wahyu mencari Harun Masiku untuk menjadi anggota DPR Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan cara ini Pergantian Antar Waktu (PAW).

Saat ini, ayah Haruna, Harun Masiku, yang belum pernah ditangkap oleh KPK pada tahap OTT pada tahun 2020 masih dilaporkan berlarian sampai sekarang. Hampir 5 tahun telah berlalu, Harun Masiku masih menjadi seseorang yang misterius.

Wahyu Setiawan memperoleh Pembebasan Bersyarat pada tanggal 6 Oktober 2023 setelah menjalani hukuman karena terbukti menerima suap. Setelah dirinya dibebaskan, Wahyu Setiawan kemudian diinterogasi KPK juga beberapa waktu setelah rumahnya diamankan oleh penyidik.

Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah mencegah keluar lima orang ke luar negeri, orang-orang tersebut merupakan pengembangan kasus Harun Masiku. Mereka dituduh terkait dengan upaya menantang penyidikan terhadap seseorang yang sedang diburu (buron).

Belum ada Komentar untuk "Mengingat Lagi Pesan Megawati Bila Hasto Ditangkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel