Kontroversi Pemain Ke-12 PSM, PT LIB Tunggu Keputusan Komdis PSSI
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menyatakan telah menerima informasi mengenai konflik yang terjadi pada pertandingan ke-16 Liga 1 musim 2024-2025.
Kejadian itu terjadi di laga PSM Makassar melawan Barito Putera yang diselenggarakan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (22/12/2019) lalu.
Moment kelebihan pemain PSM, yakni 12 pemain, menjadi perhatian besar karena dibuktikan dengan visual yang beredar luas di media sosial.
PT LIB menegaskan telah melakukan kerjasama dengan Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk menginvestigasi lebih lanjut tentang kasus tersebut.
Baca juga:
Ferry Paulus menerima laporan dari Barito kemudian memberikan keputusan resmi mengenai pelanggaran yang terjadi, dan diharapkan dapat memberikan keadilan untuk semua pihak.
.
Babak kedua. PSM melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Daffa Salman, Arham Darmawan, dan Fahrul Aditia secara bersamaan.
Namun, hanya dua pemain yang keluar lapangan, yaitu Akbar Tanjung dan Latyr Fall. Sementara Itu, Syahrul Lasinari yang seharusnya juga turun bergabung tetap berada di halaman lapangan, sehingga tuan rumah bermain dengan 12 pemain hingga akhir pertandingan.
Setelah sounder panjang dibunyikan, Barito melakukan protes wan biru, menimbulkan kondisi panas yang melibatkan pemain dan pengadil kedua tim.
Baca juga:
"Semua laporan akan dikumpulkan dan akan diputuskan Komite Disiplin berdasarkan fakta dan laporan yang ada, serta berdasarkan Hukum Permainan, Kode Disiplin, dan Regulasi," ujar Ferry Paulus.
Sekarang PT LIB memastikan setiap keputusan mengikuti pedoman terbaru untuk menjaga yang sah dan adil dalam Piala Liga Malaysia.
Belum ada Komentar untuk "Kontroversi Pemain Ke-12 PSM, PT LIB Tunggu Keputusan Komdis PSSI"
Posting Komentar